Baca Juga: Kejaksaan Agung Periksa 3 Saksi Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api Besitang-Langsa
Tim menemukan tunggak bekas tebangan dan jalan yang dibuat menggunakan bulldozer di areal yang berada bersebelahan dengan areal PT CSS.
Berdasarkan hasil pengambilan titik koordinat yang dilakukan oleh ahli dari Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah XXI Palangkaraya, luas area tebangan di luar konsesi PT CSS mencapai 300 hektar.
Selain itu, tim juga menemukan 163 tunggak bekas tebangan dengan volume kayu mencapai 1.613 meter kubik.
Tim menyita sejumlah barang bukti, antara lain dokumen SKSHHK-KB, nota angkutan kayu, 1 unit handphone tersangka, 1 unit logging truk PT. CSS, 1 unit wheel loader PT. CSS, 1 unit bulldozer PT. CSS, 1 unit excavator PT. CSS, dan 2 unit chainsaw PT. CSS.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabar4.com
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?