Baca Juga: Survei Pilpres 2024, Prabowo Gibran Lebih Unggul?
SCMP mencatat bahwa ini adalah taktik yang dianggap 'ngeri' oleh beberapa kritikus, namun efektif dalam mempertahankan posisinya di jalur kemenangan.
Menariknya, taktik ini bahkan mendorong pembentukan aturan baru dalam debat, yang mengharuskan definisi istilah-istilah asing sebelum kandidat memberikan tanggapannya.
Jargon dan Singkatan Asing
Gibran menggunakan jargon dan singkatan asing dalam pertanyaannya kepada rekan kandidatnya.
Meskipun beberapa menggambarkan taktik ini sebagai 'ngeri', SCMP melaporkan bahwa ini berhasil membingungkan rival-rival yang lebih tua.
Namun, taktik ini menimbulkan reaksi, terutama setelah pertanyaan tentang 'greenflation' yang membuat cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, harus memberikan jawaban tentang strategi melawan fenomena tersebut.
Baca Juga: Rahasia Elektabilitas Prabowo-Gibran Mencapai 50 Persen! Analisis dari Survei SPIN dan indEX
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: depok.hallo.id
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?