polhukam.id - Sehebat-hebatnya tupai melompat pasto akan jatuh juga. Seperti halnya aplikasi Omey.
Diceritakan bahwa, seorang guru SD menjadi korban cari jodoh. Aplikasi Omey jodoh kerapkali dijadikan pria untuk mencari pasangan.
Namun, banyak juga yang menggunakan Omey untuk berbuat jahat usai menggaet wanita yang diincarnya.
Salah satu korbannya adalah wanita seorang guru SD yang diperdayai pelaku. Usai termakan bujuk rayu, pelaku mengajaknya kencan lalu motor korban diincar untuk dicuri.
Baca Juga: Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Ambil Cuti Sehari
Tersangkanya, M. Sulton (42) asal Tanjungsari, Taman Sidoarjo. Korbannya EW, gury asal Gresik.
EW diperdayai pelaku usai janjian lewat Omey. Keduanya lalu bertemu di Alfamart Panjang Jiwo Surabaya.
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?