Baca Juga: 12 Saksi Kasus Penipuan Pedagang Beras Diperiksa Polres Tala
“Penipu mengatasnamakan sebagai ajudan Kapolres HSU, menghubungi saya via chat WhatsApp dengan nomor 082232147543,” ujar Adi.
Adi mengaku sempat menghubungi penipu tersebut, dari aksen bahasa kemungkinan berasal dari luar Kalsel.
“Penipu ini panik setelah saya sampaikan tengah berada bersama Kabag Ops Polres HSU, Kompol Norhidayat. Kemudian penipu langsung memutuskan komunikasi,” ujar Adi.
Baca Juga: Namanya Dicatut untuk Aksi Penipuan, Ini yang Dilakukan Wali Kota
Adi mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan aksi catut nama pejabat baik dari Pemkab HSU, maupun mitra instansi yang ada di Kota Amuntai.
“Cek dan ricek lebih dulu. Kalau masih ragu datangi instansi yang dimaksud untuk memastikan pesan tersebut. Ini penting agar tidak ada pihak yang dirugikan,” pesannya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarbanjarmasin.jawapos.com
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bongkar Fakta Harga Chromebook di Sidang Tipikor: Rp10 Juta atau Rp5,8 Juta?
KPK Panggil Lagi Yaqut Cholil Qoumas, Misteri Kerugian Triliunan dari Kasus Kuota Haji Terkuak?
Mengungkap Skandal Nikel Rp 2,7 T: Jampidsus Geledah Rumah Mantan Menteri LHK & Anggota DPR!
Roy Suryo Balas Dendam? Ini Rencana Pelaporan Balik ke Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis