Padahal, kata Listanto, brankas tersebut disemen dengan cara dicor.
Menurutnya setelah berhasil menjebol brankas, diduga tempat uang tersebut didorong pakai alat dan dibawa ke belakang gudang.
"Karena saat dirusak brankas sudah ada dibagian belakang gudang," jelasnya.
Lebih lanjut Listanto mengatakan uang sebesar 180 juta lebih yang raib itu,dari hasil setoran toko-toko yang ada di wilayah Bumiayu dan sekitarnya.
Rencananya uang itu akan disetorkan ke kantor pusat pada hari ini ( Jumat siang-red).
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: vimanews.id
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?