POLHUKAM.ID - Pelaporan terhadap mantan sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lukman Edy kian gencar.
Kini, giliran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Yogyakarta yang melaporkannya ke kepolisian setempat, Rabu (7/8/2024).
Ketua DPC PKB Kota Yogyakarta, Solihul Hadi mengatakan bahwa pelaporan Lukman ke SPKT Polresta Yogyakarta terkait tuduhan pencemaran nama baik dan hoaks.
Sehingga hal itu dianggap mencederai institusi PKB ini. "Ini (pelaporan) adalah inisiatif kami sendiri sehingga dalam pertemuan kami di internal partai, langkah yang dilakukan di tingkat DPC adalah melaporkan beliau (Lukman Edy) ke Polresta masing-masing kabupaten/kota," kata dia ditemui di Mapolresta Yogyakarta.
Langkah yang diambil oleh DPC PKB Yogyakarta ini bagian dari langkah yang secara konstitusi tata kenegaraan adalah sah dilakukan oleh setiap warga negara baik perseorangan maupun kelembagaan.
Adapun, poin penting dari pelaporan ini berkaitan dengan pencemaran nama baik dan berita bohong yang dilontarkan oleh Lukman Edy.
Pernyataan yang disampaikan langsung oleh Lukman dan terdokumentasikan di media menurutnya tidak sesuai dengan fakta yang ada di internal PKB.
"Kami tadi juga sudah mencantumkan media-media yang memberitakan apa yang disampaikan pak Lukman Edy baik cetak, elektronik dan Youtube," ucapnya.
Selain tingkat cabang, kasus ini sudah bergulir hingga tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB yang sudah melaporkan ke Mabes Polri. Adapun, pelaporan tingkat DPW PKB DIY ke Polda berlangsung pada Selasa (6/8/2024).
Artikel Terkait
OTT KPK Gagalkan Gubernur Riau Kabur, Ini Identitas dan Modus yang Bikin Heboh
BREAKING: KPK Umumkan Nasib Gubernur Riau Abdul Wahid Pagi Ini! Ini Fakta OTT dan Uang Sitaan Rp1 Miliar+
Ustadz Abdul Somad Beri Dukungan Usai Gubernur Riau Abdul Wahid Kena OTT KPK, Ini Pesan Hadistnya
OTT KPK! Harta Fantastis Gubernur Riau Abdul Wahid Tembus Rp4,8 Miliar, Ini Rinciannya