"Tapi keadaan Indonesia gelap ini tidak boleh dibatalkan hanya dengan mengatakan 'Pak Prabowo adalah orang yang bisa kita percaya' bukan begitu caranya.
Kemampuan Istana ini yang berkomunikasinya buruk seakan mau defensif padahal untuk apa defensif toh faktanya ada di keadaan statistik ekonomi dan politik kita. Itu yang menyebabkan dirumuskannya suatu tagline Indonesia Gelap.
Dan kegelapan itu dirasakan real oleh emak-emak, bahkan anak-anak SD tahu bahwa ada yang tidak benar dalam sistem pendidikan sehingga guru jarang datang dan mereka ditelantarkan," tegas Rocky.
Ia pun menyarankan bahwa pihak istana sebaiknya "menyalakan lampu" agar mereka memahami keresahan rakyat yang menuntut haknya.
"Indoensia gelap itu bukan semacam keputusasaan, tapi sebagai protes kami gelap loh, terangi dong, mestinya nyalahan lampu bukan menghukum mereka seakan mereka tidak paham hak mereka," tutur Rocky.
👇👇
Sumber: Suara
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?