POLHUKAM.ID - Pemerintah Amerika Serikat mempercepat evakuasi warganya dari beberapa wilayah di Timur Tengah. Hal itu dilakukan usai Presiden Donald Trump memerintahkan serangan bom penghancur ketiga situs nuklir Iran.
Langkah ini diambil karena meningkatnya ancaman serangan balasan dari Teheran yang diperkirakan akan menyasar kepentingan AS di kawasan Timur Tengah.
Hal ini juga diambil karena muncul kekhawatiran serangan balasan Iran akan menargetkan orang-orang AS di wilayah Israel.
Departemen Luar Negeri AS telah menggandakan jumlah penerbangan evakuasi darurat bagi warga Amerika. Kedubes AS di Lebanon juga telah meningkatkan peringatan perjalanan di Timur Tengah karena kekhawatiran serangan balasan Iran.
tvonenews
Dalam pemberitahuan internal dan publik, Departemen Luar Negeri AS selama akhir pekan menerbitkan peringatan secara signifikan. Kepada orang-orang Amerika di Timur Tengah.
Otoritas AS itu juga telah memerintahkan personel yang tidak berkepentingan. Termasuk keluarga para staf di Kedubes Beirut untuk meninggalkan Lebanon.
Artikel Terkait
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!
Solar Vietnam Naik 105%! Dampak Konflik Timur Tengah 2026 yang Bikin Warga Beralih ke Sepeda
Harga BBM Vietnam Meledak 105%! Ini Dampak Konflik Timur Tengah 2026