Angka-angka yang diterbitkan oleh organisasi tersebut menunjukkan bahwa Jerman tetap sangat bergantung pada energi Rusia, terutama gas alam. Impor pada Mei turun delapan persen dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya, bertepatan dengan cuaca yang lebih hangat.
Secara keseluruhan, Uni Eropa memangkas impor energi dari Rusia lebih dari 100 juta euro per hari pada Mei. Dipimpin oleh Polandia, yang sebelumnya merupakan pembeli besar minyak dan gas Rusia.
Sebaliknya, Prancis, Belgia dan Belanda mengambil lebih banyak gas alam dan minyak di pasar jangka pendek pada Mei.
Kelompok ini menyebutkan bahwa Rusia mengekspor lebih banyak minyak dengan kapal ke negara-negara yang tidak memiliki jaringan pipa, kapal tanker sangat diminati. Empat perlima dari kapal tanker itu dimiliki oleh perusahaan-perusahaan Eropa atau Amerika.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Eskalasi Baru! Iran Serang UEA, Israel Siagakan Seluruh Jet Tempur Hadapi Perang di Timur Tengah
2 Kapal AS Terjebak di Selat Hormuz: Iran Bantah Klaim Sukses Centcom, Situasi Genting!
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi