"Ini adalah pertama kalinya kami menggunakan dana Uni Eripa untuk membeli vaksin yang kemudian dapat kami distribusikan ke negara-negara anggota," ucap Kyriakides.
"Ini menunjukkan apa yang bisa kita (lakukan) ketika kita bekerja sama sehingga kita dapat segera merespons krisis seperti yang kita miliki sekarang."
Dia mengatakan Uni Eropa saat ini memiliki 900 kasus penyakit zoonosis langka, dengan hampir 1.400 kasus di seluruh dunia. Wabah saat ini terdeteksi pada awal Mei, dan kasus telah dikonfirmasi di 28 negara, menurut data terbaru WHO.
Sumber: m.republika.co.id
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!