POLHUKAM.ID - Data rahasia militer Israel mengungkap 83% korban tewas akibat operasi militer di Gaza merupakan warga sipil.
Temuan ini berasal dari basis data intelijen Israel yang ditinjau The Guardian, 972 Magazine, dan Local Call.
Hingga Mei 2025, 53.000 warga Palestina dilaporkan tewas menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Dari jumlah itu, hanya 8.900 orang yang diidentifikasi militer Israel sebagai kombatan Hamas maupun Jihad Islam Palestina.
Artinya, hanya 17% korban tewas yang disebut militan, sementara sisanya adalah warga sipil.
"Proporsi korban tewas warga sipil itu akan sangat tinggi, terutama karena sudah berlangsung begitu lama," kata Therése Pettersson, peneliti Program Data Konflik Uppsala (UCDP), dikutip Jumat (22/8/2025).
Ia menilai rasio tersebut jarang terjadi dalam konflik modern.
Militer Israel tidak membantah keberadaan basis data itu, namun menyatakan angka yang dipublikasikan media "tidak benar" tanpa memberikan rincian.
Artikel Terkait
21 Kapal Dipaksa Mundur! Blokade AS di Selat Hormuz Picu Krisis Minyak Global
Selat Hormuz Dibuka Lagi: Benarkah Blokade AS dan Ancaman Iran Sudah Berakhir?
AS Perluas Operasi: Buru Kapal Tanker Iran Sampai ke Samudera Pasifik, Apa Dampaknya?
Iran Berencana Tarik Tol Rp257 Triliun di Selat Hormuz: Mampukah Hadapi Penolakan AS?