Kapal Induk AS Bergerak ke Timur Tengah, Isu Serangan ke Iran Meningkat
POLHUKAM.ID - Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas. Gugus tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln yang bertenaga nuklir dilaporkan sedang bergerak dari Laut China Selatan menuju wilayah operasi Komando Pusat AS (CENTCOM) di Timur Tengah. Pergerakan aset militer strategis ini terjadi di tengah laporan yang menyebut serangan AS ke Iran bisa segera terjadi.
Laporan Pergerakan Kapal Induk AS
Koresponden Gedung Putih, Kellie Meyer, mengutip sumber AS melaporkan bahwa peralihan posisi gugus tempur kapal induk tersebut akan memakan waktu sekitar satu minggu. Kendati demikian, belum dapat dipastikan apakah pergerakan ini langsung terkait dengan rencana serangan terhadap Iran.
Iran Tutup Wilayah Udara, Maskapai Internasional Mengalihkan Penerbangan
Menanggapi eskalasi ini, otoritas Iran telah mengeluarkan pemberitahuan (NOTAM) yang menutup sebagian wilayah udaranya untuk semua penerbangan, kecuali penerbangan internasional yang telah mendapat izin khusus. Situs pelacak FlightRadar24 menunjukkan banyak rute penerbangan komersial dialihkan untuk menghindari wilayah udara Iran dan Irak.
Maskapai besar seperti Lufthansa dan anak perusahaannya (Swiss, Austrian, dll) mengonfirmasi akan menghindari wilayah udara Iran dan Irak hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.
Artikel Terkait
Arab Saudi Peringatkan AS: Serang Iran, Harga Minyak & Ekonomi Global Bisa Kiamat?
Serangan AS ke Iran dalam 24 Jam? Laporan Rahasia Eropa dan Pemicu Trump yang Bikin Dunia Waspada
Hukuman Mati untuk Mantan Presiden Korsel: Fakta Mengejutkan di Balik Upaya Kudeta 2024
Rial Iran Rontok Parah: 1 Dolar AS = 1,1 Juta Rial, Apa Penyebabnya?