"Ini seperti kiasan, China menanam tanda, meninggalkan jejak," tutur Kreft. Proyek ini berfungsi sebagai proyeksi kekuasaan lintas dimensi, dari darat, laut, hingga angkasa luar.
Respons Terhadap Dominasi Militer AS
Para pengamat seperti Juliana Suw melihat Luanniao sebagai respons terhadap rencana pertahanan rudal AS di luar angkasa, seperti proyek "Golden Dome" era Donald Trump. Meski kredibilitas pembangunannya masih dipertanyakan, ancaman potensialnya sudah memberikan keuntungan politik bagi China.
Justru di wilayah abu-abu antara realitas dan konsep inilah Luanniao dianggap paling efektif — sebagai ancaman strategis yang memaksa dunia untuk memperhitungkan China.
Masa Depan Persaingan Teknologi Militer Global
Luanniao bukan satu-satunya senjata super yang dikembangkan China. Beijing diketahui juga gencar mengembangkan teknologi lain seperti senjata laser, di mana mereka disebut-sebut lebih unggul. Ambisi China untuk menggeser dominasi AS di segala bidang, terutama militer, tampaknya akan terus dipacu dengan inovasi-inovasi yang menantang batas imajinasi.
Pertanyaannya kini: apakah dunia menyaksikan kelahiran era baru persenjataan, atau hanya strategi intimidasi yang canggih? Waktu yang akan menjawabnya.
Artikel Terkait
Kuba Gelar Latihan Perang Besar! Apakah Ini Sinyal Perang dengan AS untuk Hindari Nasib Venezuela?
Mengapa Negara-Negara Timur Tengah Justru Takut Jika AS Serang Iran? Ini Dampak Mengerikannya
Donald Trump Minum Aspirin Dosis Tinggi, Tangan Memar di Davos Bikin Heboh!
10 Negara Aman Saat Perang Dunia 3: Inilah Tempat Berlindung yang Paling Strategis!