"Kali ini kami akan menganggap setiap serangan... sebagai perang habis-habisan terhadap kami. Kami akan merespons dengan cara sekeras mungkin," tegas pejabat tersebut, seperti dikutip The Independent.
Pernyataan Presiden Trump dan Ancaman Balasan Iran
Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan memiliki "armada besar" yang menuju ke sana, namun berharap tidak perlu menggunakannya. Pernyataan ini justru menguatkan spekulasi opsi militer tetap terbuka.
Iran memandang pergerakan militer AS sebagai ancaman terhadap kedaulatan. Pejabat Iran menegaskan, "Jika AS melanggar kedaulatan... kami akan merespons." Meski tidak dijelaskan secara spesifik, Iran menegaskan semua aset militernya siap digunakan untuk melawan.
Analisis: Simbol Kekuatan dan Eskalasi Global
Para pengamat menilai langkah Iran ini sebagai eskalasi simbolik yang jarang terjadi. Pesan peringatan militer disampaikan melalui media visual publik yang dramatis, menunjukkan ketegangan telah melampaui pernyataan politik biasa.
Situasi ini memasuki ranah simbol kekuatan yang dirancang mempengaruhi persepsi publik global dan strategi geopolitik. Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kini berada pada level yang sangat tinggi, dengan kedua pihak saling menunjukkan kesiapan militer.
Artikel Terkait
Wali Kota Selamat dari Serangan RPG: Mobil Antipeluru Hancur, 3 Penyerang Tewas!
Yordania & UEA Bantu AS Serang Iran? Fakta Intelijen yang Bikin Merinding!
AS Kerahkan Pesawat Tempur & Tanker ke Perbatasan Iran: Ini Strategi Baru Trump?
Kapal Induk Luar Angkasa China Luanniao: Ancaman Nyata atau Bluff Strategis?