Pengerahan Kekuatan Militer AS ke Kawasan
Rencana latihan ini muncul setelah armada perang AS, termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang didampingi kapal perusak, tiba di perairan Timur Tengah pada Senin (26/1).
Media internasional seperti Washington Post dan The Jerusalem Post juga melaporkan kedatangan skuadron jet tempur F-15E Strike Eagle dan 12 pesawat tempur F-15 di pangkalan AS di Yordania, mengindikasikan peningkatan postur militer.
Latar Belakang Ketegangan Iran-AS
AS dalam beberapa pekan terakhir disebut mengindikasikan kemungkinan serangan terhadap Iran sebagai respons atas penanganan demonstrasi dalam negeri oleh pemerintah Teheran. Demonstrasi yang dipicu krisis ekonomi sejak 28 Desember telah menelan ribuan korban jiwa.
Di sisi lain, Iran telah berulang kali menyatakan kesiapan untuk membalas serangan apa pun yang ditujukan kepada mereka. Dukungan juga datang dari kelompok-kelompok milisi sekutu Iran di seluruh Timur Tengah yang siap berperang membela Iran.
Kesimpulan
Gelaran latihan militer hampir bersamaan antara Iran dan AS di kawasan Selat Hormuz yang strategis ini memperlihatkan eskalasi ketegangan yang perlu dipantau. Latihan ini bukan hanya uji kemampuan militer, tetapi juga sinyal politik dan deterensi di antara kedua negara yang berseteru.
Artikel Terkait
Iran Siap Serang Duluan! Jenderal AS Tiba di Israel, USS Abraham Lincoln Dikerahkan
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Seluruh Pertahanan Venezuela, Trump Ancam Serang Kartel Narkoba
USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran dalam 48 Jam? Ini Langkah AS yang Bikin Dunia Waspada
ICBM Korut Makin Canggih: Benarkah Ancaman Nuklir Global Tak Terhindarkan?