Restorative Justice Jokowi vs Rismon: Tekanan Ijazah Jepang di Balik Permintaan Damai?

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:00 WIB
Restorative Justice Jokowi vs Rismon: Tekanan Ijazah Jepang di Balik Permintaan Damai?

Refly Harun Beberkan Alasan Rismon Sianipar Minta Restorative Justice ke Jokowi

Koordinator Troya, Refly Harun, mengungkapkan kemungkinan Rismon Sianipar memilih berdamai dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui permintaan restorative justice. Refly menduga ada tekanan dari relawan Jokowi terkait kasus ijazah Jepang milik Rismon yang mempengaruhi keputusannya.

Komunikasi Terputus dan Penjelasan Pengacara

Refly menyatakan bahwa pesan WhatsApp-nya kepada Rismon hanya tercentang satu dan telepon tidak dapat dihubungi. Ia kemudian mendapatkan informasi dari pengacara dekat Rismon, Jahmada Girsang, yang menjelaskan alasan pembelotan Rismon dari kubu Roy Suryo dan Dokter Tifa.

"Melalui telepon, dia menjelaskan Rismon ada aspirasi dari keluarga yang menginginkan kasusnya selesai," tutur Refly pada Jumat (13/3/2026).

Dugaan Tekanan dari Laporan Ijazah Universitas Yamaguchi

Halaman:

Komentar