F-35 AS di Yordania: Sinyal Perang atau Sekadar Gertakan untuk Iran?

- Rabu, 25 Februari 2026 | 15:50 WIB
F-35 AS di Yordania: Sinyal Perang atau Sekadar Gertakan untuk Iran?

Citra Satelit Ungkap Puluhan Jet AS Termasuk F-35 Parkir di Yordania

Lebih dari 150 pesawat tempur Amerika Serikat (AS) disiagakan di Eropa dan Timur Tengah menyusul ketegangan yang meningkat dengan Iran. Laporan Washington Post pada Selasa, 24 Februari 2026, mengungkapkan hal ini berdasarkan analisis citra satelit dan data penerbangan.

Pengerahan Militer AS di Berbagai Titik Strategis

Citra satelit yang diambil pada Jumat, 20 Februari 2026, menunjukkan lebih dari 60 pesawat tempur AS, termasuk selusin jet siluman F-35, telah bersiaga di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, Yordania. Selain itu, data penerbangan mengungkapkan:

  • Lebih dari sepertiga armada pesawat pengintai E-3G Sentry dikerahkan ke kawasan.
  • Pesawat tanker dan pengintai terlihat di Bandara Chania, Pulau Kreta, Yunani, sejak 17 Februari.
  • Video pada 21 Februari menunjukkan tambahan 10 jet F-35 di Bandara Chania.
  • Puluhan pesawat tambahan dan sistem anti-rudal Tomahawk disiagakan di kapal induk USS Abraham Lincoln dan USS Gerald R. Ford.
  • Pesawat tempur F-22A Raptor berada di Pangkalan Udara Lakenheath, Inggris, dan jet F-16 Fighting Falcon di Azores, Portugal.

Menurut analisis, lebih dari setengah pesawat yang dikerahkan ditempatkan di pangkalan udara Eropa, yang dianggap berada di luar jangkauan mayoritas rudal Iran.

Ancaman Eskalasi dan Respons Iran

Halaman:

Komentar