Dampak serangan terlihat jelas di beberapa area strategis Teheran. Laporan menyebutkan sejumlah rudal menghantam kawasan Jalan Universitas dan Jomhouri, disertai kepulan asap tebal. Ledakan juga terjadi di wilayah Seyyed Khandan di Teheran utara, dengan serangan yang meluas hingga ke Provinsi Ilam di perbatasan barat.
Gangguan Komunikasi dan Pernyataan Pemimpin
Koresponden Al Jazeera di lokasi, Maziar Motamedi, melaporkan terjadinya gangguan komunikasi seluler yang parah di sejumlah area Teheran, yang menyulitkan koordinasi dan konfirmasi.
Presiden AS Donald Trump membenarkan operasi tersebut, menyatakan tujuannya untuk "membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman dari rezim Iran." Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut serangan ini sebagai aksi bersama yang akan "membuka peluang bagi rakyat Iran."
Operasi yang Telah Direncanakan Matang
Pejabat pertahanan Israel mengungkapkan bahwa operasi skala besar ini telah direncanakan selama berbulan-bulan. Waktu pelaksanaannya ditetapkan beberapa pekan sebelumnya, bahkan saat proses negosiasi antara AS dan Iran masih berlangsung, menunjukkan tingkat kesiapan dan kesengajaan yang tinggi.
Artikel Terkait
40 Korban Tewas! Serangan Israel Hantam Sekolah Perempuan di Iran, Ini Faktanya
Ledakan Dahsyat Guncang Timur Tengah: Iran Serang Pangkalan AS di Bahrain, Qatar, hingga Kuwait!
Ledakan Misterius Guncang Teheran: Siapa Dalang Serangan Rudal di Jantung Iran?
Ledakan di Kabul 2026: Pakistan Bombardir Afghanistan, Gencatan Senjata Hancur!