UEA Tutup Kedutaan di Teheran Usai Digempur Rudal dan Drone Iran
Uni Emirat Arab (UEA) secara resmi menutup kedutaan besarnya di Teheran dan menarik seluruh staf diplomatiknya. Keputusan ini diambil menyusul gelombang serangan rudal dan drone yang dilancarkan Iran sejak Sabtu, 28 Februari 2026.
Pernyataan Resmi dan Tuduhan Pelanggaran Kedaulatan
Kementerian Luar Negeri UEA dalam pernyataan resminya menyebut serangan Iran sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara. Pemerintah UEA menegaskan bahwa serangan terhadap lokasi sipil, termasuk kawasan permukiman, bandara, dan pelabuhan, merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan Piagam PBB.
Rincian Kerusakan dan Korban Jiwa Akibat Serangan
Serangan Iran menyasar sejumlah titik strategis di UEA. Dua drone menghantam Pangkalan Angkatan Laut Al Salam di Abu Dhabi dan memicu kebakaran. Puing-puing drone yang berhasil dicegat jatuh di kawasan Etihad Towers, melukai seorang perempuan dan anaknya. Di Dubai, dua orang juga dilaporkan terluka akibat puing yang berjatuhan.
Kebakaran terjadi di dermaga Pelabuhan Jebel Ali, sementara api sempat terlihat di bagian fasad hotel ikonik Burj Al Arab. Secara keseluruhan, tiga orang warga negara asing (Pakistan, Nepal, dan Bangladesh) dilaporkan tewas, dan 58 orang dari berbagai kewarganegaraan mengalami luka-luka.
Artikel Terkait
AS Perluas Operasi: Buru Kapal Tanker Iran Sampai ke Samudera Pasifik, Apa Dampaknya?
Iran Berencana Tarik Tol Rp257 Triliun di Selat Hormuz: Mampukah Hadapi Penolakan AS?
Gempuran 11 Kota Lebanon Menit Terakhir Jelang Gencatan Senjata, Hizbullah Langsung Balas Dendam
Dubes Rusia Bongkar Fakta: AS & Israel Dituding Jadi Dalang Eskalasi Konflik Timur Tengah