Korban Serangan AS-Israel di Iran Tembus 555 Jiwa, 131 Kota Jadi Sasaran
POLHUKAM.ID – Lembaga kemanusiaan Bulan Sabit Merah Iran menyatakan, serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel telah menewaskan sedikitnya 555 orang. Data korban jiwa ini dirilis pada Senin (2/3/2026), di mana jumlah diperkirakan masih akan bertambah seiring eskalasi konflik.
Bulan Sabit Merah Iran juga mengungkapkan, operasi militer yang telah berlangsung selama tiga hari itu menjangkau 131 kota di seluruh Iran, menunjukkan skala serangan yang sangat luas. Sementara itu, kantor berita Tasnim melaporkan korban luka mencapai sekitar 750 orang per Minggu (1/3/2026).
Iran Janji Balas Dendam atas Kematian Ayatollah Khamenei
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan akan membalas dendam kepada AS dan Israel menyusul kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Dalam pernyataannya yang dikutip Al Jazeera, Pezeshkian menyebut serangan itu sebagai "kejahatan besar" yang tidak akan dibiarkan tanpa jawaban.
"Darah murni pemimpin berpangkat tinggi ini akan mengalir seperti mata air yang deras dan akan memberantas penindasan dan kejahatan Amerika-Zionis," tegasnya, seraya berjanji akan membuat pihak-pihak yang bertanggung jawab menyesali perbuatannya.
Artikel Terkait
Kilang Aramco Terbakar! Serangan Drone Iran Guncang Pasar Minyak Global, Apa Dampaknya?
Iran Serang 27 Pangkalan AS di Teluk: Apakah Ini Awal Perang Dunia di Timur Tengah?
Selat Hormuz Ditutup! Begini Strategi Darurat Pemerintah Jaga Stok Minyak Nasional
Perang Iran vs AS-Israel Meledak ke Lebanon: Harga Minyak Tembus US$82, Korban Jiwa Meningkat!