Arab Saudi Bantah Keras Tudingan Melobi AS untuk Serang Iran
Sebuah laporan media internasional menghebohkan dengan menyebut Arab Saudi melobi Presiden Amerika Serikat kala itu, Donald Trump, untuk melancarkan serangan militer terhadap Iran. Namun, tuduhan ini dibantah dengan tegas oleh Pemerintah Saudi.
Isu tersebut diangkat oleh surat kabar The Washington Post, yang mengutip empat sumber pejabat AS. Menurut laporan tersebut, serangan AS terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026, didahului oleh lobi intensif dari Israel dan Arab Saudi.
Respons Resmi Arab Saudi: Dukung Jalur Diplomasi
Juru Bicara Kedutaan Besar Arab Saudi di Washington DC, Fahad Nazer, menegaskan bahwa laporan tersebut keliru dan tidak berdasar. Dia menyatakan bahwa Kerajaan Arab Saudi secara konsisten mendukung upaya diplomasi untuk mencapai kesepakatan yang kredibel dengan Iran.
Artikel Terkait
Blokade Trump vs Iran: Selat Hormuz Membara, Bisakah Perang Dicegah?
Gempa M7.4 Baru Saja Terjadi, BMKG Jepang Peringatkan: Bersiap untuk yang Lebih Dahsyat!
Balikatan 2026: 17.000 Pasukan AS-Filipina-Jepang Uji Rudal di Depan Taiwan, China Marah!
Selat Hormuz Meledak! AS Tembak & Sita Kapal Iran, Ancaman Perang Makin Nyata?