Dalam pernyataannya di Telegram, juru bicara militer berbahasa Arab, Avichay Adraee, mendesak warga di sekitar 50 titik untuk segera mengungsi. Peringatan ini dikeluarkan menyusul rencana operasi militer Israel yang akan menyasar fasilitas Hezbollah di kawasan tersebut.
Larangan Aktivitas Hezbollah oleh Pemerintah Lebanon
Di sisi lain, pemerintah Lebanon mengambil langkah tegas dengan melarang aktivitas militer dan keamanan Hezbollah pada Senin. Kebijakan yang disebut belum pernah terjadi sebelumnya ini langsung memicu kecaman keras dari kelompok bersenjata yang didukung Iran tersebut.
Serangan Balasan dan Korban Jiwa
Hezbollah mengaku telah meluncurkan serangan roket dan drone ke wilayah Israel pada Senin pagi. Israel membalas dengan menyerang pinggiran selatan Beirut dan puluhan desa di Lebanon selatan.
Menurut data Kementerian Kesehatan Lebanon, serangan balasan Israel telah menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai lebih dari 149 warga. Israel berjanji akan terus memberikan respons keras terhadap setiap serangan.
Artikel Terkait
Selat Hormuz Meledak! AS Tembak & Sita Kapal Iran, Ancaman Perang Makin Nyata?
Iran Akui Kapalnya Disita AS: Ancaman Serangan Balasan yang Bisa Picu Perang Baru?
Kapal Iran Hancur Ditembak AS di Teluk Oman: Blokade Memicu Perang Baru?
Iran Tembak Kapal Dagang di Selat Hormuz: Blokade Total Ancam 20% Pasokan Minyak Dunia?