Kebebasan Pers Terbatas dan Sistem Peringatan yang Gagal
Jurnalis tersebut juga membandingkan kebebasan pers di India dengan kondisi di Israel, di mana ia menyebut rekaman jenazah dan peliputan mendetail dilarang. Lebih lanjut, ia mengungkap kelemahan sistem pertahanan.
Menurut pengamatannya, sistem peringatan dini yang canggih tidak selalu efektif. "Rudal-rudal itu tidak membedakan... beberapa serangan terjadi tanpa sirene atau peringatan sebelumnya," katanya.
Insiden Penahanan Jurnalis dan Eskalasi Konflik
Laporan ini muncul di tengah kabar terpisah mengenai penahanan dua jurnalis CNN yang sedang meliput dampak serangan Iran. Eskalasi militer antara Israel dan Iran, yang dimulai dengan serangan pada 28 Februari dan diikuti balasan rudal serta drone Iran, semakin memanaskan ketegangan di kawasan.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan atau klarifikasi resmi dari pemerintah Israel terkait berbagai tudingan sensor media dan ketidaktransparanan data korban ini.
Artikel Terkait
Intelijen AS Bocorkan Fakta Mengejutkan: Iran Masih Punya Ribuan Rudal & Drone untuk Perang Jangka Panjang
Kongres AS Buka Suara: 11 Ilmuwan Misterius Tewas, Ada Apa di Balik Program Rahasia Pentagon?
Iran Tolak Damai, Trump Ancam Serang: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Blokade Trump vs Iran: Selat Hormuz Membara, Bisakah Perang Dicegah?