Iran Serang Pangkalan AS: Intel Rusia Diduga Jadi Kunci Serangan Presisi yang Tewaskan Ratusan Personel

- Minggu, 08 Maret 2026 | 07:50 WIB
Iran Serang Pangkalan AS: Intel Rusia Diduga Jadi Kunci Serangan Presisi yang Tewaskan Ratusan Personel

Analisis intelijen AS menduga adanya keterlibatan Rusia dalam meningkatkan presisi serangan Iran. Laporan The Washington Post menyebut Moskow diduga menyediakan data intelijen satelit untuk melacak pergerakan kapal perang dan pesawat tempur AS secara real-time.

Analis militer Nicole Grajewski menilai kerja sama intelijen luar angkasa antara Iran dan Rusia sangat mungkin terjadi, terutama setelah penandatanganan perjanjian strategis 20 tahun antara kedua negara. Dukungan ini dianggap kunci bagi Iran dalam mempertahankan kemampuan serangan presisi.

Respons Resmi dan Eskalasi Ketegangan

Pentagon secara resmi hanya mengakui kematian enam personel militer AS di Kuwait hingga 2 Maret, dengan 18 orang luka serius. Namun, pernyataan Presiden Donald Trump menyiratkan kemungkinan jumlah korban yang lebih besar.

Ketegangan semakin meningkat setelah Iran juga menargetkan fasilitas yang diduga merupakan stasiun CIA di Riyadh, Arab Saudi, serta Hotel Crowne Plaza di Bahrain yang diduga digunakan untuk evakuasi personel AS. Iran menuding AS menggunakan warga sipil sebagai "perisai manusia," sementara Bahrain mengecam serangan ke fasilitas sipil.

Situasi ini menunjukkan eskalasi konflik yang semakin kompleks dengan potensi keterlibatan kekuatan global, menambah ketidakstabilan keamanan di Timur Tengah.

Halaman:

Komentar