Serangan Mematikan di Sekolah Iran: Klaim Trump dan Temuan Investigasi yang Berseberangan
Presiden AS Donald Trump menuding Iran bertanggung jawab atas serangan mematikan yang menghantam sebuah sekolah dasar di Minab, Iran selatan. Serangan ini dilaporkan menewaskan lebih dari 150 orang, sebagian besar adalah siswi.
"Kami pikir itu dilakukan oleh Iran. Karena mereka sangat tidak akurat dengan amunisi mereka," kata Trump dalam pernyataannya. Namun, baik Israel maupun Amerika Serikat secara resmi belum mengaku melakukan serangan tersebut.
Klaim Target Militer vs Fakta di Lapangan
Beberapa sumber pro-Israel mengklaim lokasi yang diserang merupakan bagian dari pangkalan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). Namun, investigasi digital unit khusus Al Jazeera menghasilkan temuan yang bertolak belakang.
Analisis citra satelit selama lebih dari satu dekade, video, dan laporan resmi menunjukkan bahwa Sekolah Shajareh Tayyebeh di Minab jauh dari lokasi militer setidaknya dalam 10 tahun terakhir. Temuan ini mempertanyakan keakuratan intelijen yang mendasari serangan dan menguatkan dugaan penargetan sekolah secara sengaja.
Artikel Terkait
Praka Rico Gugur di Lebanon, TNI Kembali Berduka — Ini Fakta Terbaru Serangan ke Pasukan PBB
Trump Sebut India dan China Lubang Neraka, Hubungan Diplomatik AS dengan Dua Adidaya Asia Anjlok
Trump Beri Perintah Tembak dan Hancurkan ke Angkatan Laut AS di Selat Hormuz – Ancaman Baru di Tengah Gencatan Senjata Iran
Trump Tegaskan Tak Akan Gunakan Nuklir Lawan Iran: Syarat Damai Abadi Terungkap