"Jika Iran melakukan sesuatu yang menghentikan aliran minyak di Selat Hormuz, mereka akan dihantam oleh Amerika Serikat dua puluh kali lebih keras," tulis Trump di media sosial. Peringatan ini meningkatkan kekhawatiran atas stabilitas pasokan energi dunia.
Iran Siap Hadapi Konflik Berkepanjangan
Di sisi lain, pemerintah Iran menilai pernyataan Washington sebagai bentuk tekanan politik dan propaganda perang. Teheran menyatakan kesiapannya untuk menghadapi konflik yang berkepanjangan. Peluang diplomasi dinilai sangat kecil selama serangan dari AS dan sekutunya, Israel, terus berlanjut.
Dampak Konflik: Serangan di Teluk dan Lonjakan Harga Minyak
Eskalasi konflik ini telah memiliki dampak nyata. Iran dilaporkan terus melancarkan serangan baru ke sejumlah negara di kawasan Teluk Persia. Situasi mencekam di Timur Tengah ini telah memicu lonjakan harga minyak dunia dan mengguncang sentimen pasar serta perekonomian global, menimbulkan kekhawatiran akan krisis energi.
Artikel Terkait
Teror di Makan Malam Gedung Putih! Trump Terjungkal Saat Tembakan Mengguncang Washington
Terungkap! Pelaku Penembakan di Acara Trump Ternyata Seorang Guru
Presiden Iran yang Juga Dokter Bedah Jantung: Ternyata Ini yang Terjadi pada Pemimpin Tertinggi Usai Diserang AS-Israel
Perdana Menteri Jepang Nyaris Kelaparan: Kisah di Balik Aturan Ketat yang Bikin Takaichi Kehabisan Makanan dan Kurang Tidur