Trump juga memberikan sinyal kuat mengenai upaya AS untuk mempengaruhi kepemimpinan Iran. Sinyal ini terlihat jelas dalam pernyataannya tentang masa depan Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang vital bagi perdagangan minyak global.
Trump menyatakan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka dan dikelola bersama antara Amerika Serikat dan Iran di bawah kepemimpinan yang baru. "Itu akan segera dibuka. Akan dikendalikan bersama. Mungkin oleh saya, Amerika Serikat. Saya dan Ayatollah. Siapa pun Ayatollah saat ini, siapa pun Ayatollah berikutnya," kata Trump.
Komunikasi Rahasia AS dengan Pihak di Iran
Dalam wawancaranya, Trump mengungkapkan bahwa pemerintahannya sedang menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak di dalam Iran, meski bukan dengan Mojtaba Khamenei sendiri. Identitas pihak-pihak tersebut dirahasiakan dengan alasan keamanan.
Pernyataan-pernyataan Trump ini kembali menyoroti hubungan yang tegang antara Washington dan Teheran, serta potensi pergeseran kekuasaan di Iran pasca-wafatnya Ayatollah Ali Khamenei.
Artikel Terkait
Markas UNIFIL Diserang Israel, Personel TNI Jadi Korban: Apa yang Terjadi?
Iran Ancam Bom Universitas AS & Israel: Target Baru yang Bikin Dunia Kaget!
Kebocoran Kimia Mencekam di Israel: Serangan Rudal Iran Picu Lockdown Darurat di Beersheba
Gelombang No Kings: 8 Juta Warga AS Turun ke Jalan, Desak Trump Mundur!