Infrastruktur Strategis Iran Jadi Sasaran
Eskalasi serangan Israel semakin meluas. Laporan menyebutkan jembatan jalan raya utama penghubung Teheran-Karaj juga menjadi target. Secara bersamaan, IDF mengklaim telah menghancurkan pangkalan Pasukan Darat IRGC, pos komando, dan situs penyimpanan rudal balistik di Tabriz. Serangan-serangan ini menunjukkan strategi Israel untuk melumpuhkan mobilitas dan logistik pertahanan Iran secara menyeluruh.
Iran Klaim Tembak Jatuh Drone Hermes 900 Canggih
Di tengah serangan, Iran mengklaim keberhasilan pertahanan udaranya. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan telah mencegat dan menghancurkan drone pengintai canggih Hermes 900 yang mencoba menyusup ke wilayah udara di selatan Iran, tepatnya di dekat Shiraz. IRGC menyatakan insiden ini sebagai bukti kemampuan sistem pertahanan udara terpadu mereka.
Keberhasilan ini menambah klaim Iran yang menyatakan telah menembak jatuh lebih dari 150 unit pesawat tanpa awak (UAV) milik koalisi AS-Israel sejak konflik skala besar pecah akhir Februari lalu.
Narasi Perlawanan dan Dampak Konflik
Konflik ini berawal dari serangan yang menargetkan kepemimpinan Iran. Di balik pertukaran serangan rudal dan drone, terdapat narasi penderitaan warga sipil Iran yang hidup di bawah bayang-bayang serangan udara. Angkatan Bersenjata Iran menegaskan akan terus melakukan operasi pembalasan terhadap pos-pos strategis Amerika dan Israel di kawasan.
Gelombang serangan terbaru ini tidak hanya mengubah peta konflik militer, tetapi juga berpotensi memperdalam krisis kemanusiaan dan politik di dalam negeri Iran.
Artikel Terkait
Serangan Israel Lumpuhkan Industri Baja Iran: Produksi Mandek 1 Tahun, Dampaknya Lebih Luas dari yang Dibayangkan
Email Direktur FBI Dibobol Hacker Iran: AS Tantang Dunia dengan Hadiah 10 Juta USD!
Donald Trump Tantang Dunia Ambil Minyak di Selat Hormuz: Iran Lemah, Apa Dampaknya?
Israel Tuduh Hizbullah Serang Markas TNI di Lebanon: Fakta atau Dalih di Sidang DK PBB?