Klaim Iran dan Respons dari Pihak Lain
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menuduh Israel melakukan serangan terhadap berbagai infrastruktur vital negara. Ia menyatakan bahwa target tidak hanya pabrik baja, tetapi juga mencakup pembangkit listrik dan fasilitas nuklir sipil, serta mengklaim serangan ini dikoordinasikan bersama AS.
Di sisi lain, media Israel menyebut serangan ini dapat menimbulkan kerugian miliaran dolar bagi Iran dan mengaitkan pabrik-pabrik tersebut dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Sebagai balasan, IRGC dikabarkan telah menargetkan fasilitas industri terkait AS di kawasan Teluk.
Eskalasi Konflik dan Dampak ke Infrastruktur Sipil
Konflik yang meluas ini juga dilaporkan berdampak pada sektor lain. Beberapa fasilitas kesehatan, farmasi, dan pusat penelitian medis di Teheran disebut ikut menjadi sasaran. Infrastruktur sipil seperti jembatan penghubung Teheran-Karaj juga dilaporkan hancur.
Presiden AS Donald Trump menyinggung insiden ini dengan menyatakan ancaman bahwa serangan lanjutan masih mungkin terjadi. Situasi di lapangan semakin sulit dipantau karena Iran mengalami gangguan internet besar-besaran yang telah berlangsung lebih dari sebulan, membatasi verifikasi informasi independen.
Artikel Terkait
Israel Hantam Jantung Keuangan IRGC: Bos Minyak Iran Tewas, Markas Strategis Hancur!
Email Direktur FBI Dibobol Hacker Iran: AS Tantang Dunia dengan Hadiah 10 Juta USD!
Donald Trump Tantang Dunia Ambil Minyak di Selat Hormuz: Iran Lemah, Apa Dampaknya?
Israel Tuduh Hizbullah Serang Markas TNI di Lebanon: Fakta atau Dalih di Sidang DK PBB?