Target Potensial dan Rencana Operasi Militer AS
Diskusi di Pentagon disebut mencakup beberapa skenario operasi, di antaranya:
- Menyerang Pulau Kharg, yang merupakan pusat ekspor minyak utama Iran.
- Melancarkan serangan pesisir di sekitar Selat Hormuz untuk menetralisir ancaman terhadap lalu lintas pelayaran internasional.
Misi militer yang dirancang ini diperkirakan dapat berlangsung selama "beberapa pekan".
Eskalasi Konflik dan Korban yang Berjatuhan
Eskalasi kawasan ini terus memanas sejak Israel dan AS melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan awal tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Di sisi lain, AS juga menanggung korban. Data menyebutkan 13 tentara AS tewas dan lebih dari 300 orang terluka dalam berbagai serangan di wilayah tersebut sejak perang dimulai.
Iran membalas serangan dengan meluncurkan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi basis militer AS. Serangan balasan ini mengakibatkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta mengganggu stabilitas pasar global dan jaringan penerbangan.
Artikel Terkait
Dubes Iran Peringatkan: Rudal Israel Tak Pilih Sunni atau Syiah, Saatnya Bersatu!
Misteri 32 Tahun Terpecahkan: Gadis Arizona yang Hilang Saat Remaja Ditemukan Hidup!
Pecat Dadakan! Menhan AS Copot KSAD Randy George, Sinyal Gagalnya Strategi Perang Lawan Iran?
Serangan Israel Lumpuhkan Industri Baja Iran: Produksi Mandek 1 Tahun, Dampaknya Lebih Luas dari yang Dibayangkan