Trump Klaim Warga Iran Minta Dibombardir Demi Kebebasan dari Rezim
POLHUKAM.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat pernyataan mengejutkan dengan mengklaim bahwa warga Iran justru meminta negaranya terus dibombardir. Tujuannya, untuk meraih kebebasan dari rezim yang berkuasa di Teheran.
Dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Senin, 6 April 2026, Trump mengaku menerima berbagai aspirasi yang disebut berasal dari masyarakat Iran. Menurut penuturannya, rakyat Iran bersedia menanggung penderitaan demi perubahan politik.
“Mereka rela menderita demi kebebasan… kami telah menerima banyak pesan yang dicegat: ‘Tolong teruskan pengeboman’ – bom yang dijatuhkan di dekat rumah mereka. ‘Tolong teruskan pengeboman. Lakukanlah’," ujar Trump, seperti dikutip dari SCMP.
Artikel Terkait
Lubang di Jalan Tol India Hidupkan Kembali Pasien Mati Otak: Kisah Mukjizat Medis yang Mengejutkan
Israel Hancurkan Jantung Ekonomi Iran: Dampak Miliaran Dolar & Bahaya Perang Baru!
Trump Ancam Hancurkan Iran dalam 4 Jam: Benarkah Butuh 100 Tahun untuk Pulih?
Amandemen Ke-25 Didesak Lagi: Bisakah Unggahan Trump Soal Iran Jadi Alasan Lengserkan Presiden?