Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, mengonfirmasi sikap tegas negaranya. Melalui akun X, Azizi menyampaikan peringatan keras kepada pejabat AS: "Kami telah memperingatkan Anda, Anda tidak memperhatikan! Sekarang nikmati kembalinya situasi Selat Hormuz ke keadaan sebelumnya."
Pernyataan ini mempertegas posisi Iran bahwa mereka memiliki kendali penuh atas aturan operasional di jalur air vital tersebut.
Kontrol Penuh Militer Iran di Selat Hormuz
Dalam pernyataan resminya, Juru Bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz sepenuhnya berada di bawah kendali ketat Angkatan Bersenjata Iran. Pernyataan ini menegaskan komitmen Iran untuk mempertahankan pembatasan dan mengembalikan situasi ke "keadaan operasional sebelumnya," yang mengindikasikan penutupan yang berpotensi berlangsung lama.
Penutupan Selat Hormuz ini diperkirakan akan berdampak signifikan pada lalu lintas perdagangan minyak global dan meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Israel-Lebanon Ambruk? Hizbullah Siap Balas Dendam, Ini Kata Trump dan Netanyahu
Trump Ancam Rebut Uranium Iran dengan Ekskavator: Siap Perang Lagi?
21 Kapal Dipaksa Mundur! Blokade AS di Selat Hormuz Picu Krisis Minyak Global
Selat Hormuz Dibuka Lagi: Benarkah Blokade AS dan Ancaman Iran Sudah Berakhir?