Presiden Iran yang Juga Dokter Bedah Jantung: Ternyata Ini yang Terjadi pada Pemimpin Tertinggi Usai Diserang AS-Israel

- Sabtu, 25 April 2026 | 11:50 WIB
Presiden Iran yang Juga Dokter Bedah Jantung: Ternyata Ini yang Terjadi pada Pemimpin Tertinggi Usai Diserang AS-Israel

Komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan pejabat senior pemerintah pun tidak mengunjunginya karena khawatir Israel dapat melacak dan membunuhnya.

Sumber-sumber Iran mengatakan kepada NYT bahwa Pezeshkian terlibat dalam perawatan Mojtaba. Meski demikian, tidak disebutkan secara rinci bagaimana keterlibatan presiden dalam perawatan medis Pemimpin Tertinggi berusia 56 tahun tersebut.

Meski terluka parah, Mojtaba tetap tajam secara mental dan aktif. Salah satu kakinya dilaporkan menjalani operasi sebanyak tiga kali dan sedang menunggu pemasangan prostetik.

Wajah dan bibir Mojtaba dilaporkan mengalami luka bakar parah sehingga menyulitkan bicara. Sumber tersebut mengatakan bahwa Mojtaba perlu menjalani operasi plastik untuk memulihkan kondisinya.

Kondisi ini menjadi alasan Mojtaba belum tampil secara fisik dan langsung ke publik, bahkan melalui video sekalipun. Ia tidak ingin terlihat rentan atau terdengar lemah dalam pidato. Meski demikian, Mojtaba telah menyampaikan beberapa pernyataan tertulis yang diposting secara online atau dibacakan di televisi pemerintah.

Halaman:

Komentar