Kanselir Jerman: Iran Sukses Mempermalukan Amerika Serikat
POLHUKAM.ID - Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan pada Senin bahwa kepemimpinan Iran berhasil mempermalukan Amerika Serikat. Iran membuat para pejabat AS melakukan perjalanan ke Pakistan dan pulang tanpa membawa hasil. Merz juga menilai tidak ada strategi keluar yang jelas dari AS dalam perang melawan Iran.
"Jelas sekali Iran sangat terampil dalam bernegosiasi, atau lebih tepatnya, sangat terampil dalam tidak bernegosiasi, membiarkan Amerika melakukan perjalanan ke Islamabad dan kemudian pergi lagi tanpa hasil apa pun," ujar Merz saat berbicara kepada mahasiswa di kota Marsberg, seperti dilansir NDTV, Senin.
"Seluruh bangsa dipermalukan oleh kepemimpinan Iran, terutama oleh apa yang disebut Garda Revolusioner ini. Karena itu, saya berharap ini berakhir secepat mungkin," tambahnya di negara bagian Rhine Utara-Westphalia.
Komentar Merz menunjukkan perpecahan mendalam antara Washington dan sekutu NATO Eropa, yang semakin memburuk terkait Ukraina dan isu-isu lainnya.
Presiden AS Donald Trump berulang kali mengkritik keras sekutu NATO karena tidak mengirimkan angkatan laut mereka untuk membantu membuka Selat Hormuz selama konflik tersebut.
Jalur air tersebut praktis tetap tertutup, menyebabkan kekacauan pasar dan gangguan pasokan energi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Artikel Terkait
Motif Penembakan di Acara Trump Terungkap: Pelaku Sebut Target Pejabat AS dari Peringkat Tertinggi
Isi Catatan Pelaku Penembakan di Jamuan Trump: Kemarahan ke Kebijakan Pemerintah AS hingga Daftar Target Prioritas
Sosok di Balik Penembakan di Acara Trump: Guru Lulusan Kampus Elite, Pendiam, dan Mantan Relawan Demokrat
Teror di Makan Malam Gedung Putih! Trump Terjungkal Saat Tembakan Mengguncang Washington