Militer Denmark mengatakan sebuah korvet Rusia memasuki perairan teritorialnya pada dini hari Jumat (17/6/2022) di dekat pulau Christiansoe di Laut Baltik.
Melansir The Sun, Minggu (19/6/2022), Komando Pertahanan angkatan bersenjata Denmark mengatakan kapal perang itu pergi setelah dihubungi melalui radio dua arah laut oleh angkatan laut Denmark.
Menteri Luar Negeri Denmark Jeppe Kofod mengatakan duta besar Rusia telah dipanggil untuk memprotes insiden tersebut.
"Telah dikomunikasikan dengan sangat jelas kepada duta besar Rusia bahwa jenis tindakan ini sama sekali tidak dapat diterima," kata Kofod dalam sebuah pernyataan.
Dia kemudian menulis di sebuah posting Twitter dan menuding aksi yang dilakukan Rusia adalah provokasi yang sangat tidak bertanggung jawab, kasar, dan sama sekali tidak dapat diterima.
Artikel Terkait
Serangan Rudal Israel Hancurkan Pusat Antariksa Iran: Dampak Mengerikan yang Dirahasiakan
Iran Tembak Mati! Ali Larijani Dibunuh Israel, Pemimpin Baru Tolak Damai & Ancang Perang Total
Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah: Apa Dampaknya Bagi Indonesia?
Ali Larijani Syahid! Pesan Terakhirnya yang Menggemparkan untuk Umat Islam Lawan AS & Israel