Dia mengeklaim bahwa bergerak lebih cepat dari ketahanan ke pertahanan proaktif, mencoba mengejar penyerang dunia maya di tempat perlindungan digital mereka.
Lebih lanjut, dia mengatakan Israel membutuhkan protokol keamanan siber untuk infrastruktur agar dapat digunakan juga untuk masyarakat luas.
Termasuk di antaranya memperluas alat dan keterampilan ke seluruh sektor swasta dan rantai pasokan bawah.
Bahkan bisnis yang lebih kecil dikatakan membutuhkan bantuan untuk memahami intelijen ancaman siber
“Peningkatan kapasitas pertahanan mereka dapat berkontribusi pada pertahanan siber nasional,” dia mengimbuh.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Houthi Serang Israel: Dampak Mengerikan yang Bisa Guncang Timur Tengah dan Dunia
Kapal Tanker Pertamina Disandera Iran di Selat Hormuz: Ini 3 Kesalahan Diplomasi yang Harus Dibayar Indonesia
Iran Ultimatum AS: Kampus di Timur Tengah Bakal Diserang Jika Tak Patuhi Tenggat 30 Maret 2026
Trump vs NATO & Iran: Pulau Kharg Jadi Jebakan Maut yang Bisa Picu Perang Global?