Diketahui, sejak Rusia menyerang negara itu pada 24 Februari, rantai makanan hingga energi global menjadi terganggu, yang kemudian memicu inflasi di berbagai negeri.
"Kami juga berbicara tentang dampak yang lebih luas dari invasi ilegal Rusia ke Ukraina, pentingnya @G20, dan dukungan Kanada untuk Indonesia sebagai Ketuanya. Saya memberi tahu dia bahwa Kanada menghargai undangan (Indonesia) kepada Presiden @ZelenskyyUa untuk menghadiri #G20Indonesia tahun ini," tambah Trudeau.
Hal yang sama juga diungkap oleh situs web Perdana Menteri Kanada, menyebut baik Trudeau dan Jokowi telah menyambut baik kesempatan untuk lebih memperkuat kerja sama antara kedua negara. Ini termasuk melalui rencana aksi bilateral yang baru saja diselesaikan dan di berbagai bidang seperti perdagangan dan investasi, pertahanan dan keamanan, serta kerja sama multilateral.
Dalam konteks G7, Trudeau juga merespons baik kesempatan untuk terlibat dengan Jokowi dan para pemimpin negara mitra lainnya, bertukar pandangan tentang isu-isu global mendesak, seperti respons pandemi, demokrasi yang tangguh, dan ketahanan pangan.
Dikonfirmasi pula bahwa kedua pemimpin membahas invasi ilegal Rusia ke Ukraina dan mempertimbangkan konsekuensi globalnya, termasuk kekurangan dan kenaikan harga makanan dan bahan bakar.
Keduanya juga dikatakan membahas peluang untuk bekerja sama dalam perubahan iklim dan mineral penting.
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
AS Perluas Operasi: Buru Kapal Tanker Iran Sampai ke Samudera Pasifik, Apa Dampaknya?
Iran Berencana Tarik Tol Rp257 Triliun di Selat Hormuz: Mampukah Hadapi Penolakan AS?
Gempuran 11 Kota Lebanon Menit Terakhir Jelang Gencatan Senjata, Hizbullah Langsung Balas Dendam
Dubes Rusia Bongkar Fakta: AS & Israel Dituding Jadi Dalang Eskalasi Konflik Timur Tengah