Pasukan Rusia telah memperoleh keuntungan di sana. Baru-baru ini, mereka menguasai kota Severedonetsk, tetapi kemajuannya lambat dan pasukan Ukraina telah melakukan perlawanan yang kuat.
Dalam pernyataan publik pertamanya sejak Mei tentang penilaian intelijen AS soal perang, Haines memperkirakan invasi Rusia akan berlanjut untuk jangka waktu yang lama dan gambarannya tetap sangat suram.
Haines mengatakan badan-badan intelijen memprediksi 3 skenario tentang berjalannya perang. Kemungkinan terbesarnya adalah konflik berjalan lambat dengan Rusia mencapai 'keuntungan tambahan, tanpa terobosan.
Kemungkinan lainnya yang lebih kecil meliputi terobosan besar Rusia atau stabilisasi garis depan dengan Ukraina mencapai keuntungan kecil.
Artinya, Moskow kemungkinan menjadi lebih bergantungan 'alat asimetris' untuk menargerkan musuh-musuhnya, termasuk serangan dunia maya, upaya pengendalian sumber daya energu, bahkan senjata nuklir.
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
CIA Senjatai Milisi Kurdi untuk Iran: Benarkah Pemberontakan Baru Akan Dimulai?
Scott Ritter Bongkar Skema Jebakan Martir Iran: Kematian Khamenei Justru Permainan Akhir yang Jenius?
Militer AS & Nubuat Akhir Zaman: Benarkah Perang Iran Dianggap Jalan Turunnya Yesus?
Mengapa AS Bisa Kalah Perang Melawan Iran? Analisis Prof Jiang Xueqin yang Mengejutkan