Pasukan Rusia telah memperoleh keuntungan di sana. Baru-baru ini, mereka menguasai kota Severedonetsk, tetapi kemajuannya lambat dan pasukan Ukraina telah melakukan perlawanan yang kuat.
Dalam pernyataan publik pertamanya sejak Mei tentang penilaian intelijen AS soal perang, Haines memperkirakan invasi Rusia akan berlanjut untuk jangka waktu yang lama dan gambarannya tetap sangat suram.
Haines mengatakan badan-badan intelijen memprediksi 3 skenario tentang berjalannya perang. Kemungkinan terbesarnya adalah konflik berjalan lambat dengan Rusia mencapai 'keuntungan tambahan, tanpa terobosan.
Kemungkinan lainnya yang lebih kecil meliputi terobosan besar Rusia atau stabilisasi garis depan dengan Ukraina mencapai keuntungan kecil.
Artinya, Moskow kemungkinan menjadi lebih bergantungan 'alat asimetris' untuk menargerkan musuh-musuhnya, termasuk serangan dunia maya, upaya pengendalian sumber daya energu, bahkan senjata nuklir.
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Serangan AS ke Iran dalam 24 Jam? Laporan Rahasia Eropa dan Pemicu Trump yang Bikin Dunia Waspada
Hukuman Mati untuk Mantan Presiden Korsel: Fakta Mengejutkan di Balik Upaya Kudeta 2024
Rial Iran Rontok Parah: 1 Dolar AS = 1,1 Juta Rial, Apa Penyebabnya?
Meninggal di Usia 142 Tahun, Pria Saudi Ini Tinggalkan 134 Keturunan dan Pernikahan Terakhir di Usia 110!