Menurut saksi mata yang berbicara secara anonim, polisi melakukan banyak penangkapan dan tetap berjaga di daerah itu hingga Senin (29/5).
Di bawah pemerintahan Xi Jinping, sejak satu dekade lalu, China berusaha keras untuk mengontrol lebih ketat kebebasan beragama di negaranya.
Dengan tindakan kerasnya terhadap masyarakat Muslim, Beijing mengklaim bahwa mereka sedang memerangi terorisme dan ekstremisme, seperti yang dialami satu juga warga Uighur.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Lelang Kapal Iran oleh Indonesia: Apa Dampak Nyata bagi Pasokan BBM Kita di Selat Hormuz?
Trump Beberkan Laporan CIA: Benarkah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Gay?
JD Vance Murka ke Netanyahu: Janji Rahasia Mossad Gagal Gulingkan Iran Terbongkar!
Iran Siapkan 1 Juta Pasukan: Neraka Historis Menanti AS Jika Invasi Darat Terjadi