"Saling pengakuan sertifikat vaksinasi diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan minat wisatawan Eropa yang akan berkunjung ke Indonesia di musim liburan mendatang," ujar Dubes Andri.
Saat ini, sebagian besar negara Eropa telah melakukan relaksasi aturan pembatasan secara bertahap.
"Tapi, sistem sertifikat vaksinasi tetap menjadi alat penting untuk mendukung mobilitas di wilayah UE," jelasnya.
Sementara, Commisioner for Justice UE Didier Reynders mengatakan, Indonesia telah tergabung dalam sistem Sertifikat Digital Covid-19 UE. Sistem itu terhubung dengan 27 negara lain yang ada di dalamnya.
Dia bilang, sejak November 2021, Indonesia telah masuk daftar putih UE. Ini berarti WNI bisa melakukan perjalanan ke negara-negara yang ada di wilayah tersebut.
"Ini merupakan momentum penting menjelang liburan musim panas yang akan datang," kata Reynders.
Sumber: rm.id
Artikel Terkait
Markas UNIFIL Diserang Israel, Personel TNI Jadi Korban: Apa yang Terjadi?
Iran Ancam Bom Universitas AS & Israel: Target Baru yang Bikin Dunia Kaget!
Kebocoran Kimia Mencekam di Israel: Serangan Rudal Iran Picu Lockdown Darurat di Beersheba
Gelombang No Kings: 8 Juta Warga AS Turun ke Jalan, Desak Trump Mundur!