Kendaraan-kendaraan tersebut ditinggalkan oleh tentara Israel di posisi mereka di sepanjang perbatasan selama serangan mendadak oleh kelompok militan Palestina Hamas yang dimulai pada Sabtu pagi (7/10) waktu setempat, seperti dimuat The Defense Blog.
Pengangkut personel lapis baja Merkava Mk4 dan Namer terbaru memiliki sistem perlindungan aktif Trophy modern. Sistem penanggulangannya menggabungkan radar dengan peluncur yang menembakkan pelet logam, mirip dengan senapan besar, untuk menghancurkan roket dan rudal anti-tank yang masuk.
Mulai tahun 2009, IDF mulai memasang varian Mk 4 dengan Trophy Active Protection System.
Kelompok Hamas meluncurkan Operasi Badai Al Aqsa dengan menembakkan ribuan roket dari Jalur Gaza. Serangan ini dibalas oleh Israel yang melancarkan serangan balasan ke Jalur Gaza.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang