POLHUKAM.ID - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan banyak negara bersikap tak adil dalam melihat konflik Israel-Palestina. Dia mengatakan negara-negara tersebut berat sebelah dalam merespons terhadap segala bentuk kekejaman dan penindasan kepada rakyat Palestina.
"Tanah dan harta milik rakyat Palestina yang dirampas dilakukan Zionis tanpa henti. Akibat ketidakadilan ini, ratusan nyawa tidak bersalah menjadi korban," kata Anwar, dalam pernyataan di X, sebelumnya dikenal dengan Twitter, Senin (9/10/2023).
Dia menegaskan Malaysia akan terus memberikan solidaritas kepada rakyat Palestina.
Sementara itu dalam pernyataan tertulis, Pemerintah Malaysia menyampaikan keprihatinan mendalam atas banyaknya korban jiwa terkait eskalasi terbaru di Jalur Gaza.
"Akar pernyebab dari semua ini harus diketahui. Rakyat Palestina menjadi subjek dari pendudukan ilegal yang sudah berlangsung lama, blokade dan penderitaan, penodaan terhadap Masjid Al Aqsa, serta politik perampasan di tangan Israel sebagai negara penjajah," bunyi pernyataan.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!