Fokus utama Hamas adalah kemerdekaan Palestina, sementara Hizbullah memiliki tujuan yang lebih luas untuk mendukung misi Iran.
Hizbullah juga ingin mengusir pengaruh Barat di Timur Tengah dan menghancurkan negara Israel.
Perbedaan lain kedua kelompok ini adalah aliran dalam Islam yang mereka anut.
Hamas sebagian besar menganut Sunni, kelompok agama terbesar yang dianut mayoritas di beberapa negara, termasuk Mesir. Hizbullah adalah kelompok Syiah, kelompok agama terbesar kedua yang dianut sebagian besar penduduk Iran, demikian dikutip CBS News.
Di beberapa kesempatan, Hizbullah menyampaikan pesan solidaritas untuk Hamas.
Salah satu contohnya, saat Israel melancarkan serangan balasan dan besar-besaran ke Palestina.
"Sejarah kami, senjata kami, dan roket kami bersama Anda [Hamas]," kata pejabat senior Hizbullah Hashem Safieddine.
Stasiun televisi Lebanon yang dikelola Hizbullah, Al Manar, juga memuji serangan Hamas ke Israel sebagai "kemenangan."
Sumber: cnnindonesia
Artikel Terkait
Trump Beberkan Laporan CIA: Benarkah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Gay?
JD Vance Murka ke Netanyahu: Janji Rahasia Mossad Gagal Gulingkan Iran Terbongkar!
Iran Siapkan 1 Juta Pasukan: Neraka Historis Menanti AS Jika Invasi Darat Terjadi
Iran Kerahkan 1 Juta Tentara: Apa yang Akan Terjadi Jika AS Invasi Darat?