POLHUKAM.ID - Peretas alias hacker yang berhubungan dengan Rusia, Killnet disebut telah menyerang situs pemerintah Israel setelah serangan Hamas.
Dilansir dari Kyiv Post, kelompok tersebut mengeluarkan pernyataan melalui Telegram yang menuduh pemerintah Israel bersalah atas serangan teroris.
“Pada tahun 2022, Anda mendukung rezim teroris Ukraina. Anda mengkhianati Rusia. Hari ini Killnet secara resmi memberi tahu Anda tentang hal itu! Semua sistem pemerintahan Israel akan menjadi sasaran serangan kami!” demikian isi pesan tersebut.
Killnet menindaklanjuti pernyataannya dengan memposting sebuah foto yang menunjukkan bahwa situs web pemerintah Israel sedang offline.
Artikel Terkait
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!
Solar Vietnam Naik 105%! Dampak Konflik Timur Tengah 2026 yang Bikin Warga Beralih ke Sepeda
Harga BBM Vietnam Meledak 105%! Ini Dampak Konflik Timur Tengah 2026