Serangan Israel terhadap Konvoi Kendaraan Pengungsi Palestina, 70 Orang Dilaporkan Tewas

- Minggu, 15 Oktober 2023 | 22:00 WIB
Serangan Israel terhadap Konvoi Kendaraan Pengungsi Palestina, 70 Orang Dilaporkan Tewas

Dengan menggunakan citra satelit yang tersedia secara gratis, kami mengamati sepanjang jalan ini, mencari area yang sesuai dengan detail yang kami lihat. Kami menempatkan lokasinya beberapa kilometer dari pinggiran selatan Kota Gaza.


Kami melakukan penelusuran gambar terbalik pada keyframe tertentu dalam rekaman tersebut untuk memastikan bahwa materi tersebut masih segar, dan belum diunggah ulang dari kejadian lama seperti yang sering terjadi di media sosial.


Terakhir, kami menggunakan alat yang mengidentifikasi sudut sinar matahari dan panjang bayangan untuk memastikan bahwa rekaman tersebut diambil pada pukul 17:30 waktu setempat pada tanggal 13 Oktober.


Setelah menetapkan rincian penting, kami kemudian dapat mengidentifikasi fitur-fitur umum dalam rekaman video lain yang mengklaim menunjukkan kejadian tersebut.


Itu termasuk video yang diambil dari jarak sekitar 100 meter yang memperlihatkan kendaraan-kendaraan yang terbakar, namun bukan truk yang tampaknya menjadi korban paling parah dari serangan tersebut.


Sebelum serangan


Video lain mulai beredar di X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter) sejak Sabtu (14/10).


Video itu menunjukkan sebuah konvoi meninggalkan Gaza, yang direkam di dekat lokasi pascakejadian serangan direkam.


Kami memperkirakan lebih dari 30 orang berada di dalam kendaraan dalam video tersebut. Kami tidak bisa mengetahui secara pasti apakah truk itu adalah truk yang sama yang kami lihat dalam video serangan konvoi yang sudah kami verifikasi sebelumnya.


Perangkat lunak yang menganalisis sudut bayangan memberi tahu kami bahwa video itu kemungkinan besar direkam antara pukul 15.30 dan 17.29 waktu setempat.


Lebar dan sekat jalan menunjukkan bahwa jalan tersebut pasti merupakan jalan utama, karena truk lebar yang ditampilkan tidak akan muat di jalan perumahan.


Dengan menggunakan citra satelit, kami dapat memverifikasi lokasi pasti kendaraan tersebut menggunakan posisi bangunan dan pepohonan di dekatnya, dan menganalisis bayangan yang ditimbulkan oleh bangunan tempat tinggal.


Kami juga mengetahui bahwa penyerangan terjadi di selatan lokasi ini. Video ini direkam di timur laut lokasi serangan, yang kemungkinan merupakan tempat konvoi berada beberapa jam sebelum serangan terjadi.


Kesimpulan


Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan 70 orang tewas dalam insiden ini, dan menyalahkan Israel atas serangan tersebut.


Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan saat ini sedang menyelidiki insiden ini, namun menegaskan Hamas mencegah warga sipil meninggalkan Gaza bagian utara. [bbc]

Halaman:

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

JOKO Widodo alias Jokowi sudah lengser. Tak lagi punya kekuasaan. Presiden bukan, ketua partai juga bukan. Di PDIP, Jokowi pun dipecat. Jokowi dipecat bersama anak dan menantunya, yaitu Gibran Rakabuming Raka dan Bobbby Nasution. Satu paket. Anak bungsu Jokowi punya partai, tapi partainya kecil. Yaitu Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Partai gurem ini tidak punya anggota di DPR RI. Di Pemilu 2024, partai yang dipimpin Kaesang ini memperoleh suara kurang dari empat persen. Pada posisi seperti ini, apakah Jokowi lemah? Jangan buru-buru menilai bahwa Jokowi lemah. Lalu anda yakin bisa penjarakan Jokowi? Sabar! Semua ada penjelasan ilmiahnya. Semua ada hitung-hitungan politiknya. Manusia satu ini unik. Lain dari yang lain. Langkah politiknya selalu misterius. Tak mudah ditebak. Publik selalu terkecoh dengan manuvernya. Anda tak pernah menyangka Gibran jadi walikota, lalu jadi wakil presiden sebelum tugasnya sebagai walikota selesai. Anda tak pernah menyangka Kaesang jadi ketum PSI. Prosesnya begitu cepat. Tak ada yang prediksi Airlangga Hartarto mundur mendadak dari ketum Golkar. Anda juga tak pernah menyangka suara PDIP dan Ganjar Pranowo dibuat seragam yaitu 16 persen di Pemilu 2024. Persis sesuai yang diinginkan Jokowi. Anda nggak pernah sangka UU KPK direvisi. UU Minerba diubah. Desentralisasi izin tambang diganti jadi sentralisasi lagi. Omnibus Law lahir. IKN dibangun. PIK 2 jadi PSN. Bahkan rektor universitas dipilih oleh menteri. Ini out of the box. Nggak pernah ada di pikiran rakyat. Tapi, semua dengan begitu mudah dibuat. Mungkin anda nggak pernah berpikir mobil Esemka itu bodong. Anda juga nggak pernah menyangka ketua FPI dikejar dan akan dieksekusi oleh aparat di jalanan. Juga nggak pernah terlintas di pikiran ada Panglima TNI dicopot di tengah jalan. Ini semua adalah langkah out of the box. Tak pernah terlintas di kepala anda. Di kepala siapa pun. Ketika anda berpikir Jokowi melemah pasca lengser, ternyata orang-orang Jokowi masuk kabinet. Jumlahnya masih cukup banyak dan signifikan. Ketua KPK, Jaksa Agung dan Kapolri sekarang adalah orang-orang yang dipilih di era Jokowi. Ketika anda tulis Adili Jokowi di berbagai tempat, Kaesang, anak Jokowi justru pakai kaos putih bertuliskan Adili Jokowi. Pernahkah Anda menyangka ini akan terjadi? Teriakan Adili Jokowi kalah kuat gaungnya dengan teriakan Hidup Jokowi. Ini tanda apa? Jelas: Jokowi masih kuat dan masih punya kesaktian. Semoga pemimpin zalim seperti Jokowi Allah hancurkan. inilah doa sejumlah ustaz yang seringkali kita dengar. Apakah Jokowi hancur? Tidak! Setidaknya hingga saat ini. Esok? Nggak ada yang tahu. Dan kita bukan juru ramal yang pandai menebak masa depan nasib orang. Kalau cuma 1.000 sampai 2.000 massa yang turun ke jalan untuk adili Jokowi, nggak ngaruh. Ngaruh secara moral, tapi gak ngaruh secara politik. Beda kalau satu-dua juta mahasiswa duduki KPK, itu baru berimbang. Emang, selain 1998, pernah ada satu-dua juta mahasiswa turun ke jalan? Belum pernah! Massa mahasiswa, buruh dan aktivis saat ini belum menemukan isu bersama. Isu Adili Jokowi tidak terlalu kuat untuk mampu menghadirkan satu-dua juta massa. Kecuali ada isu lain yang menjadi triggernya. Contoh? Gibran ngebet jadi presiden dan bermanuver untuk menggantikan Prabowo di tengah jalan, misalnya. Ini bisa memantik kemarahan massa untuk terkonsentrasi kembali pada satu isu. Contoh lain: ditemukan bukti yang secara meyakinkan mengungkap kejahatan dan korupsi Jokowi, misalnya. Ini bisa jadi trigger isu. Ini baru out of the box vs out of the box. Tagar Adili Jokowi bisa leading. Kalau cuma omon-omon, ya cukup dihadapi oleh Kaesang yang pakai kaos Adili Jokowi. Demo Adili Jokowi lawannya cukup Kaesang saja. Jokowi terlalu tinggi untuk ikut turun dan menghadapinya. Sampai detik ini, Jokowi masih terlalu perkasa untuk dihadapi oleh 1.000-2.000 massa yang menuntutnya diadili. rmol.id *Penulis adalah Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Terkini