POLHUKAM.ID - Amerika telah memperingatkan warga Amerika untuk tidak melakukan perjalanan ke Lebanon setelah kedutaan besar di Beirut dibakar.
Anggota keluarga pegawai pemerintah AS dan staf kedutaan nonesensial diizinkan meninggalkan Lebanon setelah kedutaan besar di Beirut menjadi sasaran para pengunjuk rasa yang menyalakan api di kompleks tersebut.
Namun beberapa jam setelah protes dimulai, Departemen Luar Negeri mengeluarkan peringatan travel warning.
“Karena situasi keamanan yang tidak dapat diprediksi terkait dengan pertukaran roket, rudal, dan artileri antara Israel dan Hizbullah atau faksi militan bersenjata lainnya,” bunyi pernyataan Kedubes AS.
Laporan tersebut menyebut: “Warga AS harus menghindari demonstrasi dan berhati-hati jika berada di sekitar tempat berkumpul atau protes besar karena beberapa di antaranya berubah menjadi kekerasan."
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!