“Apakah hal ini mempunyai pengaruh terhadap saya sebagai wali kota, bahwa saya kadang-kadang mengenakan gaun atau kadang-kadang merias wajah? Apakah itu ada hubungannya dengan saya menjadi wali kota atau menjadi seorang pendeta?” ujarnya.
Publikasi Konservatif di balik berita tersebut telah dikecam seorang senator Partai Demokrat di negara bagian tersebut, yang mengatakan bahwa perlakuan terhadap Copeland adalah hal yang “menyedihkan dan menjijikkan”.
“Kita hidup di dunia yang kejam dan pahit di mana orang-orang yang menganggap diri benar cenderung melemparkan batu terbesar,” kata Doug Jones dalam sebuah pernyataan.
“Dia adalah orang baik dan walikota hebat yang memimpin kota kecil Smith Station melewati masa-masa sulit akibat tornado dahsyat beberapa tahun lalu,” lanjutnya.
Otopsi akan dilakukan pada hari Senin waktu setempat. []
Artikel Terkait
Selat Hormuz Dibuka Lagi: Benarkah Blokade AS dan Ancaman Iran Sudah Berakhir?
AS Perluas Operasi: Buru Kapal Tanker Iran Sampai ke Samudera Pasifik, Apa Dampaknya?
Iran Berencana Tarik Tol Rp257 Triliun di Selat Hormuz: Mampukah Hadapi Penolakan AS?
Gempuran 11 Kota Lebanon Menit Terakhir Jelang Gencatan Senjata, Hizbullah Langsung Balas Dendam