Ben Gvir menambahkan, harapannya Parlemen Israel akan mendukung Undang-Undang kontroversi yang kontradiksi dengan Hak Asasi Manusia (HAM).
"Saya berharap semua anggota Knesset (Parleman Israel) mendukung Undang-Undang penting ini," jelasnya.
Seperti dilansir dari Quds New Network (QNN), jumlah warga Palestina yang dipenjara Israel meningkat.
Saat ini sudah ada lebih dari 7.000 tahanan, 64 di antaranya adalah perempuan dan puluhan anak-anak.
Sumber: disway
Artikel Terkait
Trump Klaim Mojtaba Khamenei Tewas: Benarkah Rezim Iran Akan Runtuh?
Markas UNIFIL Diserang Israel, Personel TNI Jadi Korban: Apa yang Terjadi?
Iran Ancam Bom Universitas AS & Israel: Target Baru yang Bikin Dunia Kaget!
Kebocoran Kimia Mencekam di Israel: Serangan Rudal Iran Picu Lockdown Darurat di Beersheba