Namun peringatan tersebut kemudian dibatalkan, seperti dikutip Associated Press.
Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban jiwa dari gempa.
Kepala Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina, Teresito Bacolcol mengatakan pihaknya telah meminta penduduk di sepanjang pantai selatan Provinsi Surigao del Sur dan Davao Oriental untuk mengungsi.
Berdasarkan besarnya gempa, Bacolcol mengatakan tsunami setinggi 1 meter mungkin terjadi, namun gelombangnya bisa lebih tinggi di teluk, teluk, dan selat yang tertutup.
Lebih dari tiga jam setelah gempa terjadi, Bacolcol mengatakan tidak ada laporan tsunami yang melanda. Kendati begitu pihaknya akan terus memantau.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Misteri 6 Jari Netanyahu: Benarkah Pidato Perang Israel Ini Hasil AI?
Video Netanyahu Deepfake Terbongkar! 3 Ciri AI Ini Buktikan Video Itu Palsu
6 Tentara AS Tewas Misterius di Irak: Bukan Tembakan Musuh, Lalu Apa Penyebab Jatuhnya Pesawat Tanker KC-135?
Korban Luka Israel Tembus 3.000: Data Mengejutkan yang Ditahan dan Dampak Perang 14 Hari vs Iran