Warga Sipil Mencari Tempat Aman
Ratusan ribu orang yang telah kehilangan tempat tinggal di Gaza utara selama perang, putus asa mencari perlindungan di tempat-tempat yang semakin berkurang di wilayah selatan yang dianggap aman oleh Israel.
“Tidak ada kamar mandi. Kami bahkan tidak bisa mencuci jika ingin salat,” kata Enas Mosleh, pengungsi Palestina.
“Ini adalah daerah yang sangat terpencil,” sambungnya.
Warga Palestina lainnya yang melarikan diri ke Al Mawasi mengatakan dirinya dan lima anggota keluarganya terpaksa berbagi tenda dan tidur di atas trotoar.
“Kami menderita akibat perang meriam dan lolos dari perang tersebut hingga tiba pada perang kelaparan,” kata Ibrahim Mahram, warga Palestina lainnya
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Ledakan di Kabul 2026: Pakistan Bombardir Afghanistan, Gencatan Senjata Hancur!
Trump Tuntut Deportasi Anggota Kongres AS: Mungkinkah Hukum Dikalahkan?
Iran Tuduh AS & Israel Pakai Propaganda Nazi Goebbels: Apa Target Sebenarnya di Balik Isu Nuklir?
Blok Sunni Baru Pimpinan Turki-Mesir: Ancaman Nuklir yang Lebih Menakutkan dari Iran bagi Israel?